Selasa, 09 Desember 2014

menghitung hari menuju bangku pelaminan

10/12/2014
itu artinya hari ini hampir 2 bulan aku nganggur dirumah tanpa pekerjaan yang biasanya sigap menyibukkan aku dan melupakan ruang serta waktu. aku seorang aktivis dan aku selalu berada dimana-mana .
asyik.. iyaa jadi aku itu asyik meski banyak masalah tapi tak pernah mempermasalahkan karena itu bukan hal yang penting. 
akhirnya dan intinya aku mengerti bagaimana seharusnya kehidupan ku kelak. penantian menjadi seorang istri yang sah dimata Allah. Agama dan Dunia itu bukan hal yang gampang. campursari rasanya. 
gugup, tegang,malu,ragu bahkan sampe nangis-nangis gara-gara takut satu hal yang tak diinginkan yaa inilah yang dirasakan saat ini.

suka sebel sendiri terus marah-marah gak jelas dan ini gak enak banget siapa bilang menuju hari pernikahan itu " keep smile will always" (***ngimpi bunga-bunga)
mikir persiapannya aja udah setengah mati.. aku suka menikah iyaa sangat suka karena itu artinya menutup perzinahan dan kemaksiatan. tapi asal tahu jadi istri bukan hal yang gampang harus rajin bangun pagi, beres-beres rumah, nyuci,nyetrika dan hal yang paling gue benci adalah beberapa macam itu.

iam cry again, ini gila menghitung hari menuju bangku pelaminan itu rasanya mualess pisan buat kemana-mana. dirumah aja stay away kayak monyet nangkring diatas pohon. santai kayak dipantai. oke gue denger dan sudah terima beberapa wejangan dari tertua hingga pengantin termuda. oaah... wis lah super extrem ya merek yang menikah diusia muda itu tidak ada takutnya sama sekali.

apakah yang harus saya lakukan selanjutnya untuk persiapan ini selanjutnya.. tunggu saja yaa kelanjutan pontang panting kehidupan saya selanjutnya..
hahha happy belibis :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar